1.    Manfaat Mata Kuliah 

Fisika Kuantum merupakan matakuliah komponen program studi yang wajib diikuti mahasiswa program studi Pendidikan fisika semester 5. Dimaksudkan untuk mengembangkan landasan berpikir dan wawasan keilmuan mahasiswa terhadap konsep hukum-hukum Newton (Fisika Klasik), yang tidak dapat menjelaskan hasil eksperimen dengan tepat. Sehingga dikembangkan konsep baru dalam fisika yang kemudian dikenal dengan Mekanika Kuantum.

      2.    Deskrispsi   Mata Kuliah 

Matakuliah ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan benda-benda subatomik dengan menggunakan fungsi gelombang dan spektrum energi yang diperoleh dari penyelesaian persamaan Schrodinger. Pada bagian pertama dibahas materi Mekanika Kuantum yang mencakup tentang hasil-hasil eksperimen yang mendasari timbulnya teori Kuantum seperti radiasi benda hitam menurut Planck, efek foto listrik, efek Compton, difraksi elektron, postulat Bohr. Dengan menggunakan definisi-definisi persamaan gelombang elektromagnetik, dualisme gelombang-partikel menurut de Broglie, kuantisasi energi foton menurut Planck, persamaan Schrodinger dijabarkan dengan pendekatan inkuiri. Aplikasi rumusan persamaan Schrodinger pada sistem potensial sederhana, osilator harmonik satu dimensi dan atom hidrogen. Spektrum energi dan fungsi gelombang diperoleh dari penyelesaian persamaan Schrodinger. Matakuliah ini merupakan landasan bagi kuliah pendahuluan fisika zat padat dan fisika inti.

3.    Standar Kompetensi     

Setelah mengikuti proses pembelajaran Fisika Kuantum, mahasiswa diharapkan mampu mengenal serta memahami gejala-gejala kuantum  melalui penalaran, dan mahasiswa mampu menerapkan berbagai teori kuantum dalam contoh-contoh sistem kuantum sederhana


Mata kuliah ini berorientasi pada penguasaan bidang studi fisika, khususnya fisika di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA). Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan materi pembelajaran fisika disekolah berdasarkan hasil studi di lapangan dan studi literatur dan dikaitkan dengan tuntutan kurikulum yang berlaku.Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu melakukan evaluasi diri untuk mediagnosa dan memperbaiki kesalahan konsep. Pada perkuliahan ini dibahas struktur materi, keluasan dan kedalaman materi, konsep-konsep essensial, dan urutan penyampaian materi fisika disekolah yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku di SMA/MA. Pelaksanaan perkuliahan menggunakan pendekatan ekspositori dalam bentuk ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Selain itu, untuk mendapatkan fakta di lapangan, mereka melakukan observasi di sekolah berupa pengamatan langsung dan wawancara. Pendekatan inkuiri dilaksanakan pada saat berlatih membuat makalah, kemudian mencobakannya dalam bentuk presentasi. Media pembelajaran menggunakan slide power point serta alat peragapembelajaran fisika. Penilaian hasil belajar secara kognitif melalui tes tertulis pada UTS dan UAS. Sementara kemampuan afektif dan psikomotor mereka teramati pada proses presentasi, diskusi, serta kematangan sikap mereka saat studi lapangan di sekolah yang mengedepankan IMTAQ.